Wakil Ketua DPRD Jatim Koreksi Pembangunan Kepulauan Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Achmad Iskandar pandang pembangunan di kepulauan Sumenep belum merata.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim telah memberi perhatian khusus terhadap kepulauan Sumenep. Tahun sebelumnya, Pemprov Jatim juga telah memberi bantuan untuk pembangunan dermaga di beberapa kepulaun Sumenep. Semisal pembangunan pelabuhan di Dungkek dan di Giliiyang.

Muat Lebih

“Sumenep merupakan kabupaten kepulauan, ini yang harus dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) harus banyak memperioritaskan, dan Pemprov banyak memperhatikan, Ibu Gubernur sudah benar-benar memperhatikan,” ujarnya usai gelar Reses II di Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep pada, Rabu 5 Mei 2021.

Iskandar menjelaskan, infrastruktur yang paling penting adalah pemerataan aliran listrik. Bahkan Iskandar mengatakan, Gubernur Jatim telah mendesak pemerintah untuk merealisisakikan program pengadaan listtik di kepulauan Sumenep.

“Karena kalau listrik itu tidak masuk ke kepulauan, sulit untuk membangun kepulauan itu sendiri,” jelasnya.

Dalam beberap tahun terakhir, sebagian masyarakat kepulan Sumenep sudah bisa menikmati aliran listrik. Ada yang menikmati aliran listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel(PLTD), Pembangkit Listrik Tenaga Surya, dan PLN di Kepulauan Kangean hanya untuk sebagian kepulaun.

Iskandar menilai, pembangkit listrik yang selama ini dipakai untuk menerangi kepulauan kurang efekti. Pasalnya, PLTD memakan biaya cukup tinggi dan rentan rusak. Sedangkan tegana surya dinilai cepat rusak.

Ia menegaskan, pembangunan PLN untuk kepulauan merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Gubernur Jatim, sambungnya, sudah meminta pemerintah pusat untuk memberi fasiltas PLN bisa mengaliri listrik ke kepulauan Sumenep.

“Kan sudah banyak pembangunan PLTN yang dilakukan pemerintah, itu kami sudah minta untuk memperioritas daerah Madura. Itu hanya Gubernut yang bisa lakukan itu,” pungkasnya.

Sedangkan untuk masalah pembangunan lain yang bermasalah di kepulauan, Iskandar menegaskan akan segera mengecek ke PAK. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *