Wakil Ketua DPRD Jatim Dorong Masyarakat Madura Tanam Porang

  • Whatsapp
Achmad Iskandar saat Serap Aspirasi (Reses) I di Desa Kambingan Timur Kacamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. (Santrinews.com/bahri)

SUMENEP – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) Achmad Iskandar mendorong masyarakat Madura untuk menanam Tanaman Porang karena memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan.

Porang merupakan jenis tanaman umbi yang banyak dibutuhkan oleh neraga tetangga seperti Cina, Vietna, dan Jepang. Kebutuhan ekspor Porang ke luar negeri baru terpebuhi 10 persen. Hal tersebut yang melatar belakangi Iskandar mendorong masyarakat Madura menanam Porang.

Muat Lebih

Permintaan pasar ekspor yang besar juga cukup menjanjikan secara nilai ekonomis. Selain itu, tanah Madura lebih bagus untuk budidaya dan menanam Porang.

Iskandar menjelaskan, Tanaman Porang merupakan peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan tanah yang tidak produktif. Pasalnya, tanaman Porang bisa tumbuh di tempat yang kering.

“Ya kita memberikan solusi bagaimana mencoba tanaman baru sebagai alternatif untuk pemanfaatan tanah yang tidak produktfi,” jelasnya usai melaksanakan Serap Aspirasi (Reses) I di Desa Kambingan Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Kamis 4 Maret 2021.

Menurut Iskandar, bila masyarakat banyak tertarik untuk menanam Porang pihaknya akan membantu mulai dari pembibitan, penanaman hingga pemasaran. “Ini merupakan alternatif tanaman tembakau yang tidak begitu menjanjikan kepada mereka,” ujarnya.

Harga Porang saat ini berkisar Rp 4 – 5 Ribu per kilogram. Sedangkan berat satu biji Porang bisa mencapai 20Kg bahkan lebih.

Iskandar tidak hanya mendorong masyarakat. Pihaknya telah menanam Porang bekerjasam dengan Organisasi Rumah Rakyat (RR) yang beralamat di Kecamatan Ambunten, Kabupetan Sumenep. “Saya telah menanam kurang lebih 6 -10 hektar di daerah Desa Tambak Agung Barat,” tegasnya.

Ia menegaskan, pihaknya sebelum mensosialisasikan telah banyak melakukan pengamatan dan mengikuti studi banding ke berbagai intsansi untuk menanam Porang dengan baik.“ Kita coba membantu masyarakat sehingga masyarakat percaya terhadap hal baru ini,” pungkasnya. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *