Sumenep Kirim 50 Kafilah Qurani ke MTQ XXIX Jatim 2021 di Pamekasan

  • Whatsapp
Wakil Bupati Sumenep Nyai Dewi Khakifah sambutan saat pelepasan para Kafilah MTQ Sumenep di Hotel Azmi Sumenep. (Santrinews.com/bahri)

SUMENEP – Kabupaten Sumenep mengirim 50 Kafilah atau peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX 2021 Jatim di Pamekasan.

Mereka terdiri dari 41 peserta MTQ, 6 pembina dan 3 orang pendamping peserta MTQ. “Kafilah MTQ Kabupaten Sumenep akan berangkat menuju Kabupaten Pamekasan direnncanakan hari ini pukul 13.00 WIB dari Hotel ASMI Jl Kapten Tresna, Pajagalan Sumenep, menuju penginapan kafilah MTQ Kabupaten Sumenep di Hotel KEMUNING Pamekasan,” terang Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemkab Sumenep, Kamiluddin.

Muat Lebih

Kafilah MTQ Sumenep akan mengikuti 7 cabang MTQ XXIX Jatim 2021. Yakni, Cabang Tilawah Al–Qur’an sebanyak 12 orang, putra-putri, Cabang Hifdzil Qur’an sebanyak 7 orang putra-putri, Cabang Tafsir Al – Qur’an sebanyak 5 orang putra-putri, Cabang Khot Al-Qur’an sebanyak 8 orang putra-putri, Cabang Fahmil Al-Qur’an sebanyak 6 (enam) orang putra-putri, Cabang Syarhil Al-Qur’an sebanyak 3 orang putra-putri, dan Cabang Malakal Ilmiyah Al-Qur’an sebanyak 2 orang putra-putri.

“Cabang MTQ yang diikuti oleh kafilah MTQ Kabupaten Sumenep sebanyak 7 cabang MTQ,” terang Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Pemkab Sumenep, Kamiluddin.

Para Kafilah dari Kabupaten Sumenep sebelum berangkat ke Pamekasan juga telah dikarantina sejak 1-2 November 2021 atau 2 hari di Hotel ASMI Jl Kapten Tresna, Pajagalan Sumenep. Menurut Kamiluddin, hal itu guna untuk mengevaluasi kesiapan para peserta dalam mengikuti kompetisi quani di MTQ XXIX 2021 Jatim.

“Mepersiapkan mental dan spritual para kafilah MTQ Kabupaten Sumenep sehingga meraih prestasi di Tingkat Provinsi,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh Kafilah dari Kabupaten Sumenep juga telah selesai melakukan vaksinasi sebagai salah satu persyaratan peserta MTQ XXIX Jatim 2021. “Seluruh kafilah MTQ telah bervaksin minimal vaksin pertama,” pungkasnya. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *