Rahasia Uwais Al-Qarni Diketahui Setelah Wafat

  • Whatsapp
Ilustrasi. (Santrinews.com/republika)

Uwais Al-Qarni lahir pada 594 M dan meninggal tahun 657 M atau tahun Islam tepat 37 H. Uwais meninggal di umur 63 tahun.

Kabar Uwais Al-Qarni wafat telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Ada fenomena aneh yang terjadi saat hari kematian Uwais si fakir miskin.

Muat Lebih

Uwais yang bukan pembesar kafilah atau bukan ulama ternayat banyak orang berebut untuk memandikannya. Ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika Jenazah Uwais dibawa menuju ke pekuburan, orang berebutan untuk mengusungnya.

Sedemikian banyak orang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Padahal Uwais Al-Qarni adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, disitu selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.

Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais Al-Qarni? bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai pengembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Mungkinkah mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamanmu.”

Berita Uwais Al-Qarni meninggal dengan segala keanehannya telah tersebar ke segala penjuru tanah Arab. Penduduk Yaman mulai menyadari, siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni.

Keshalehan Uwais Al-Qarni tidak diketahui banyak orang karena disebabkan permintaan Uwais Al-Qarni sendiri kepada Khalifah Umar bin Khattab ra dan Ali bin Abi Thalib ra. Uwais meminta kedua sahabat Nabi itu untuk merahasiakan tentanganya.

Penduduk Arab juga mulai banyak mengetahui mengenai Sabda Rasulullah Saw yang mengatakan Uwais adalah penduduk langit dan doanya makbu setelah Uwais wafat.

*(Penulis merupakan Mustasyar PCNU Sumenep dan Pengasuh Pesantren Mathlabul Ulum Jambu, Kecamatan Lenteng.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *