PDIP Resmi Rekom Eri-Armudji di Pilwali Surabaya, Pengamat: Pilihan Realistis Pertahankan Kursi Walikota

  • Whatsapp

SURABAYA– Setelah sempat diundur beberapa kali, PDI Perjuangan akhirnya mengumumkan secara resmi Calon Walikota-Calon Wakil Walikota Surabaya pada Pilwali 2020. PDIP resmi memberikan rekomendasi kepada Ery Cahyadi-Armudji untuk melawan Machfud Arifin-Mujiaman.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, lewat video conference. ” Rekomendasi untuk Kota Surabaya, diberikan kepada Ery Cahyadi dengan Armudji sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Surabaya,” kata Puan Rabu, 2 Agustus 2020 melalui Virtual.

Muat Lebih

Pengamat Politik dari Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARC Indonesia), Baihaki Siraj menjelaskan bila keputusan tersebut sudah tepat dan merupakan keputusan yang realistis bila PDIP ingin mempertahankan kursi Walikota Surabaya, pasca Tri Rismaharini.

” Ery-Armudji itu pilihan realistis,” tukas Baihaki.

Kata Baihaki, keputusan tersebut sejalan dengan survei yang pernah dilakukan oleh lembaganya yang menunjukkan elektabilitas Ery Cahyadi tertinggi. ” Survei kita terakhir, sekitar bulan Juli lalu, menunjukkan Ery tertinggi yaitu 38,39%, Machfud Arifin 28,44%, Wisnu 20, 38 %,” terang Baihaki.

Hal tersebut, lanjut Baihaki dikarenakan Risma Efek, artinya Ery dipersepsikan sebagai Calon Walikota yang dipersiapkan Risma untuk mengganti dirinya dalam memimpin Kota Surabaya dalam lima tahun kedepan.

Selain itu, kolaborasi Ery-Armudji juga adalah pasangan yang saling bisa melengkapi, Ery birokrat, masih muda sehingga selain bisa meraih dukungan dikalangan pendukung fanatik Risma, dengan sosoknya yang masih Melineal tentu akan mendapat tempat tersendiri dikalangan pemilih pemula, pemilih usia muda.

Kemudian, Armudji, merupakan politisi senior di PDIP Surabaya, pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya, dan sekarang anggota DPRD Jatim. Tentu, sebagai kader, Armudji pasti akan mendapatkan dukungan dari Kader PDIP.

Meski sebelumnya sempat terpecah soal tarik ulur dukungan. Baihaki meyakini PDIP mampu mempersatukan faksi-faksi yang sebelumnya sempat terpecah. ” Bila sudah ada keputusan Ketua Umum, Kader PDIP ini loyalitas pada Ketumnya, dan militansinya luar biasa, sehingga dipastikan semua kader mengamankan dan mendukung penuh rekom DPP PDIP pada Pilwali Surabaya,” bebernya.

Saat dikonfirmasi terkait peluang menangnya dalam melawan MA-Mujiaman. Bahaki, menjelaskan, bila melihat hasil survei tentu peluang menang lebih mudah, tetapi untuk saat ini tidak bisa dipastikan. ” Pertarungannya pasti seru, dan sengit Pilwali Surabaya ini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *