Para Kader TBC Dibekali Teori dan Praktik

  • Whatsapp

SUMENEP – Memasuki hari kedua Pelatihan Kader TBC  di Desa Grujugan Sumenep para peserta dibekali berapa teori sebelum terjun ke Lapangan.

Adapun materi yang disajikan Kader TBC pertama, soal penemuan orang gejala TBC atau investigasi konta kedua, soal pendampingan serta pengobatan pasien TBC.

Muat Lebih

Menurut Field Officer STPI  Sukri para kader setelah mengikuti pelatihan akan melaksanakan praktik lapangan. “Mereka akan terjun lapangan,” kata Sukri kepada SantriNews.com. Selasa, 6 April 2021.

Besok mereka akan melaksanakan praktik lapangan soal penemuan kasus yang ditempatkan 12 titik di Desa Grujugan. “Mereka akan mempraktikan apa saja yang telah diterima selama mengikuti pelatihan soal TBC,” tuturnya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep 2020 menunjukkan  estimasi kasus TBC  di Desa Grujugan berjumlah 20 orang. Namun demikian angka temuan kasus baru 8 kasus. Lebih dari 60% kasus yang belum ditemukan, tentu  akan berisiko menularkan ke banyak orang dan memicu meningkatnya angka kasus TBC.

Kecamatan Gapura adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumenep yang memiliki kasus TBC cukup tinggi. Diperkirakan ada 59 kasus pada tahun 2020. Salah satu Desa dengan estimasi angka TBC yang tinggi adalah Desa Grujugan.

Sukri mengatakan bahwa  diperlukan sistem pendekatan yang dapat menemukan penderita TBC di masyarakat,  mengobati dan mengawasi penggunaan obatnya hingga tuntas dengan cara melibatkan masyarakat.

“Pelatihan kader TBC di Desa Grujugan dirasa sangat penting sebagai pencontohan sebelum diterapkan di Semua Desa,” pungkasnya. (rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *