NU Pamekasan Dukung Perda Iddah Diberlakukan

  • Whatsapp
Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim saat sambutan di acara GP Ansor. (Santrinews/abrori)

PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan merespon rumor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan yang mendesak eksekutif untuk merancang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Iddah.

Perhatian tersebut disampaikan langsung oleh Mandataris Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim saat ditemu Santrinews pada, Jumat 16 April 2021, di Kantor PCNU Pamekasan, Jl R Abd Aziz, No.95, Jungcangcang, Pamekasan.

Muat Lebih

Kiai Taufik mengatakan, PCNU Pamekasan selaku Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam mendukung Perda Iddah berlaku di bumi Gerbang Salam, Pamekasan. Bahkan, pihaknya meminta MUI, semua Ormas Islam dan pihak terkait untuk membahas dengan serius masalah rumor tersebut.

Menurut Kiai Taufik, untuk membahas rencana perda Iddah, DPRD Pamekasan harus mengundang para tokoh, alim ulama, Ormas Islam dan semua elemen terkait untuk mendiskusikan hal tersebut.

“Masa iddah adalah masa tinggal di rumah bagi seorang istri yang ditinggal mati suaminya selama 4 bulan 10 hari. Ini hal yang wajib bagi umat Islam. Artinya, seorang istri yang suaminya wafat, dia wajib tinggal di rumah selama 4 bulan 10 hari. Hal ini adalah aturan syari’at yang harus dipatuhi, kecuali jika ada hal-hal penting yang menuntut untuk keluar rumah. Hukum ini bermaksud untuk menjaga istri dan keluarganya agar terhindar dari fitnah,” jelasnya.

“Sebab, banyak terjadi di masyarakat, bahwa Masa Iddah ini kayaknya sudah tidak diperhatikan lagi, padalah ini aturan syari’at, sehingga jargon Gerbang Salam di Pamekasan betul-betul ada, tidak hanya simbol semata,” pungkasnya.

Julukan Gerbang Salam merupakan akronim Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami sebagai salah satu upaya bersama menuju Syariat Islam yang dideklarasikan pada tanggal 4 November 2002 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. (Abrori/a/ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *