Niatnya Beli Madu Asli Justru Tertipu oleh Penjual Madu Bodong

  • Whatsapp

SUMENEP – Jangan muda percaya dengan penjual madu jalanan terbukti, salah satu warga Sumenep, Madura Jawa Timur merasa ditipu karena yang dijual bukan asli Madu.

Hal ini dialami oleh Hendra, yang membeli madu kepada kakek justru yang didapatkan gula jawa yang dikemas seolah-olah madu asli.

Perlu diketahui, Madu merupakan adalah makanan manis dan kental, dihasilkan oleh lebah madu dan beberapa serangga lain.

Hendra selaku pembeli merasa ditipu, pasalnya setalah dilakukan pengecekan ternyata bukan madu asli. “Saya beli madu yang dijual seorang kakek di jalan. Saya merasa kasian karena dia mengaku jual madu seharian tak laku-laku,” kata Hendra kepada Media.

Berdasarkan pengakuan penjual tersebut Kata Hendra, penjual madu palsu berasal dari Desa Sergang, Batuputih

Namun, pihaknya menyayangkan, jika masih banyak menipu, yakni warga yang ingin mencari rezeki dengan cara kotor dan menipu pembelu. Hal ini diduga kuat demi merauk keuntungan besar dengan menghalalkan berbagai cara.

“Awalnya dia ngaku bawa tiga botol madu, dan tinggal satu botol yang belum laku. Akhirnya saya beli karena kasihan. Tapi setelah saya buka malah yang cairan gula jawa,” terangnya.

Pihaknya berharap, agar warga bisa berhati-hati saat membeli madu. Apalagi penjual madu keliling yang belum tentu benar keasliannya. Hendra mengungkapkan madu tersebut dibelinya dengan harga Rp 100 ribu. Awalnya, penjual menawarkan harga Rp 250 ribu, hingga akhirnya tawar menawarpun terjadi.

“Saya berharap warga bisa berhati-hati lagi saat membeli madu. Jangan gampang percaya omongan penjual dengan nada melas. Baru bisa jeli saat membeli sesuatu,” tegasnya.

Untuk diketahui, madu adalah pemanis alami yang dihasilkan oleh lebah. Rasanya yang manis, membuat madu sering menjadi sebagai pengganti gula. Selain rasanya yang lezat, madu juga populer dengan kandungan nutrisinya yang menyehatkan tubuh. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *