Naghfir Aktivis PMII Malang, Kini Berprofesi sebagai Notaris di Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP – Perjalanan karir Naghfir cukup panjang. Ia alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni. Ia kini berprofesi sebagai notaris di Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Tidak terlintas dalam benak pria kelahiran 13 Agustus 1993 ini untuk menjadi notaris, sebab latarbelakang dia sebagai santri. Secara kultur tentu lebih dekat pada pendidikan.

Muat Lebih

Dia menyelesaikan pendidikan dari tingkatan MTs-MA di Pondok Pesantren Aqidah Usymuni yang beralamat di Jalan KH Zainal Arifin, Tarate, Pandian Sumenep.

Naghfir menceritakan perjalanan pendidikan pasca lulus dari MA. Ia ingin kuliah dengan segala usaha dan doa kemudian ditakdirkan mendapatkan beasiswa melanjutkan di Perguruan tinggi di Malang tepatnya di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Selama menjadi mahasiswa ia aktif di berbagai organisasi, baik intra kampus maupun ekstra kampus, seperti lembaga Pers Mahasiswa, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan lain-lain.

“Selain itu saya juga aktif di organisasi Non-Goverment Organization (NGO), aktif di Komite Anti Plagiasi (KOAPSI) dan di organisasi Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), waktu itu saya sebagai sekertaris cabang Malang, yang di nahkodai oleh pak Bibit Samad Rianto yang terkenal dengan “Cicak melawan Buaya”, musuhnya pak presiden SBY,” cerita Naghfir.

Aktivis PMII Malang

Selain konsen dalam dunia akademik Naghfir justru juga aktif di Organisasi PMII. Bahkan semakin memantapkan diri untuk berjuang dengan semangat idealisme pergerakan. “Saya aktif di PMII Malang yang banyak saya pelajari selama aktif di PMII,” ulasnya.

Lembaga Pertanahan dan wakaf NU Sumenep (LPW NU)

Naghfir kini diminta oleh PCNU Sumenep untuk mengurusi LPW NU dalam persoalan aset NU. Naghfir langsung bergerak cepat dengan melakukan inventarisir seluruh aser NU. “Target saya adalah menjaga aset NU di Kabupaten Sumenep,” tuturnya. (rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *