Lomba Seni Suara Ayam Bekisar, Cara Pemkab Sumenep Lestarikan Identitas Daerah

  • Whatsapp

Sumenep – Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus berupaya melestarikan ayam bekisar.

Salah satunya dengan mengadakan Lomba Seni Suara Ayam Bekisar Bupati Cup tahun 2019.

Muat Lebih

“Kami ingin memacu masyarakat untuk menjaga habitat ayam bekisar dari kepunahan, karena ayam bekisar merupakan salah satu ayam langka yang memiliki suara kokok khas dan sangat familiar,” kata Fauzi saat membuka lomba di GOR A. Yani Pangligur Sumenep, Ahad, 27 Oktober 2019.

Lomba itu mendapat apresiasi pecinta ayam bekisar. Terbukti pesertanya tidak hanya dari masyarakat Sumenep dan Madura, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Keluarga Penggemar Ayam Bekisar Indonesia (KEMARI) Cabang Sumenep, Moh Farid Wajdi menjelaskan, jumlah peserta mencapai 207 ayam dari berbagai daerah di Indonsia seperti Jakarta, Bogor Semarang, Kota/Kabupten di Jawa Timur dan Bali.

“Ratusan ayam bekisar itu mengikuti 3 katagori perlombaan yakni Utama, Madya dan Pratama. Penekanan penilaiannya adalah suara depan, suara belakang, irama dan suara bersih-kotor,” kata Farid yang juga Panitia Penyelenggara lomba.

Lomba ayam bekisar yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama KEMARI merupakan rangkaian kegiatan Visit Sumenep 2019.

Menurut Fauzi, ayam bekisar adalah hewan asli Pulau Kangean Sumenep dan merupakan fauna identitas Jawa Timur, sehingga sebagai daerah leluhur ayam itu perlu mengembangbiakkannya supaya potensi Kota Keris itu tetap lestari dan terjaga sampai kapanpun.

“Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai barometer pengembangbiakan dan komunitas penggemar ayam berkisar. Karena itulah, menjadi tugas kita semua untuk melestarikan potensi yang tiada duanya di nusantara ini,” ujarnya.

Ayam bekisar adalah jenis ayam persilangan antara ayam hutan jantan dengan ayam kampung betina. Masyarakat menggemari ayam bekisar, karena memiliki suara kokok yang memikat dan bulunya yang indah.

“Ayam bekisar adalah hewan khas Sumenep namun, ayam ini sudah menyebar di Pulau Madura, bahkan meluas ke berbagai daerah di Nusantara,” ujarnya. (rus/onk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *