Kampus di Sumenep Jadi Korban Hoax Beasiswa, Nama Said Abdullah Disentil

  • Whatsapp
Terlihat beberapa mahasiswa berjalan di halaman Kampus STKIP Sumenep. (Santrinews.com/bahri)

SUMENEP – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sumenep menjadi sasaran hoax di berbagai platfom media sosial jelang penerimaan mahasiswa baru.

Hoax itu menyangkut fasilitas beasasiswa yang bisa didapatkan oleh mahasiswa yang diterima di kampus tersebut.

Muat Lebih

Semula tersiar kabar bahwa STKIP Sumenep menyediakan beasiswa gratis SPP dan mendapat tunjangan hidup Rp 900 ribu per bulan.

Tulisan Hoax Beasiswa yang juga menyebara di group Whatshapp itu di akhir kalimatnya menyentil sebuah nama. “Pongpong ada Said Abdullah. Siap Asrama,” tulis akun tersebut.

Pihak STKIP Sumenep mendapat kabar tersebut langsung mengeluarkan surat edaran klarifikasi dan meluruskan informasi yang disesalkan telah menyebar luas.

Ketua STKIP Sumenep Asmoni mengatakan, kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan. Jelas Hoax. “Itu tidak benar, kami memang ada beasiswa tapi tidak seperti yang dikabarkan itu,” katanya kepada Santrinews, pada Jumat Malam, 16 April 2021.

Asmoni menjelaskan, STKIP Sumenep memang sedang menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa baru tahun ini. Namun, sambungnya, fasilitas beasiswa yang diberikan tidak seperti informasi yang menyebar di platfom medsos tersebut.

“Kita memang ada beasiswa KIPK untuk kuliah, itu sumbernya dari Kemendikbud. Terus mengenai nominal yang didapat mahasiswa itu bukan Rp. 900 ribu tapi Rp. 700 ribu/bulan,” jelasnya.

Ia juga geram lantaran penyebar hoax tersebut sampai menyebut nama Said Abdullah, yang notabane di Sumenep nama tersebut merupakan nama tokoh kesohor yang sedang menjabat Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakayat (DPR) Republik Indonesia (RI).

“Itu sangat tidak enak sampai menyebut nama orang. Terus ada fasilitas asrama juga, STKIP mana ada asrama,” geramnya.

Menurut Asmoni, STKIP Sumenep sudah kerap menyediakan beasiswa setiap tahun akademik baru. Pada tahun 2020 STKIP Sumenep telah menyediakan menerima kuota 538 beasiswa KIPK. Selain beasiswa KIPK, sambung Asmoni, STKIP Sumenep juga menyediakan ragam beasiswa lain.

“Misal ada beasiswa putra-putri STKIP, beasiswa yatim piatu dan beasiswa prestasi akademik. Sedangkan yang beredar di media itu berlebihan,” katanya.

Ia menegaskan, untuk tahun ini kuota beasiswa yang disediakan oleh STKIP Sumenep untuk mahasiswa baru belum bisa dipastikan. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *