JKSN: Hargai Quick Count sebagai Produk Ilmiah

  • Whatsapp
JKSN Sikapi Hasil Pilpres

Surabaya – Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu penghitungan atau pengumuman resmi KPU soal hasil Pemilu 2019. Apapun hasilnya, harus dihargai. Begitu juga hasil quick count beberapa lembaga survey.

“Mari kita sabar, mari kita menunggu dari hasil KPU pada tanggal 22 Mei,” kata Ketua Umum JKSN, Kiai M Roziqi, di Posko JKSN Jalan Diponegoro Surabaya, Sabtu, 20 April 2019. JKSN adalah salah satu relawan pendukung Jokowi-KH Ma’ruf.

Muat Lebih

Berdasarkan quick count yang dirilis beberapa lembaga survey, Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan selisih sekitar 10 persen lebih. Namun, Badan Pemenangan (BPN) mengklaim Prabowo-Sandi menang, termasuk di Jawa Timur.

“Kami dari JKSN mengimbau seluruh masyarakat khususnya di Jatim dan para kiai, santri, ibu nyai, agar jangan cepat percaya. Mari kita tabayyun,” tegasnya.

Roziqi mengajak seluruh masyarakat menerima secara ikhlas dan lapang dada apapun hasil penghitungan resmi KPU. Sebab, menurutnya, KPU adalah lembaga yang diberi mandat resmi oleh negara sebagai penyelenggara Pemilu.

“Satu-satunya lembaga adalah KPU yang harus kita ikuti bersama. Mari kita bersatu, kembali bersama-sama melihat ke depan untuk menjadikan Indonesia maju Indonesia yang lebih sejahtera,” tegasnya.

Sekjen JKSN Zahrul Azhar alias Gus Hans menambahkan, semua pihak harus menghragai hasil quick count sebagai salah satu produk ilmiah, meski bukan acuan utama dalam menentukan kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Kami juga menghargai karya-karya ilmiah karena itu adalah keilmuan salah satu produknya adalah quick count, tapi kami tidak menyakini quick count. Itu menjadi pegangan kita. Tapi kami meyakini hasil keputusan KPU,” kata Gus Hans. (rus/onk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *