Gagal Menang Pilkada 2020, Kader Muda Minta DPP Evaluasi Ketua DPC PKB Sumenep

  • Whatsapp

SUMENEP – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 7 Maret 2021.

Muscab tersebut merupakan agenda untuk melakukan perubahan struktur kepengursan partai sesuai intruksi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Muat Lebih

Kader muda PKB Sumenep Siswadi menjelaskan, Muscab tersebut sesuai AD/ART PKB masih teragenda 2023. Pergantian pengurus PKB baru dilaksanakan pada 2018 silam.

“Ini sebenarnya adalah penyegaran pengurus, karena pada Pilkada 2020 PKB kalah telak, di Jawa Timur, termasuk Sumenep. Kader PKB yang lolos hanya Bupati Sidoarjo,” jelasnya kepada Santrinews pada Rabu, 3 Maret 2021.

Menurut Siswadi, Muscab PKB 2021 moment penting untuk melahirkan generasi yang mampu memimpin dan mengembalikan kejayaan PKB di Sumenep.

PKB Sumenep, sambungnya, harus berhati-hati dalam menentukan kepengurusan yang baru. Pasalnya, kini PKB Sumenep tengah mengalami krisis kader mumpuni seperti KH A Busyro Karim -Buya sapaan akrab Kiai Busyro- yang berhasil menjadi Bupati Sumenep dua periode.

“PKB nyaris kehilangan figur yang memiliki kemampuan seperti halnya Buya memimpin PKB, kita tahu beliau sukses menahkodai PKB,” ucapnya.

Setiap partai politik memilik tantantangan yang berbeda di setiap jamam. Hal itu yang dikatakan Siswa bahawa PKB Sumenep, harus mampu melahirkan pemimpin yang sesuai kebutuhan jaman.

“Tantangan ke depan ini lebih berat. PKB Sumenep harus mampu menghadirkan pemimpin yang siap dan sesuai kebutuhan jaman,” terang Wakil Sekretaris PKB Sumenep itu.

Berdasar alasan tersebut, Siswadi menegaskan, selain menentukan pengurus secara selektif yakni harus lebih serius menyusun konsep kaderisasi. Tidak hanya tertulis di kertas namun terimplementasi dalam tindakan.

“Saya juga ingin DPP turut serius dalam hal ini bukan hanya sekedar instruksi, tapi juga ikut memantau secara serius untuk mengevaluasi kepemimpinan DPC PKB Sumenep,” tegasnya.

Siswadi kembali menegaskan, di era milenial ini PKB Sumenep sebenarnya telah memiliki kader muda potensial. Hannya saja, imbuhnya, mereka belum memiliki ruang cukup luas untuk menahkodai PKB Sumenep.

“Hari ini gencar-gencarnya pemimpin milenial, artinya politisi muda PKB harus benar-benar diberikan ruang. Di PKB ada banyak figur muda yang siap memimpin DPC PKB. Ada ketua Fraksi PKB M. Muhri, Sekretaris Fraksi PKB Irwan Hayat dan figur muda lainnya,” pungkasnya. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *