Berdayakan Guru Ngaji, Said Abdullah Beri Insentif Bulanan hingga Kambing

  • Whatsapp

SUMENEP – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Madura Jawa Timur, MH Said Abdullah menaruh kepedulian kepada guru ngaji dengan memberdayakan mereka.

Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk peduli dan memberdayakan para guru ngaji.

Muat Lebih

Alasannya, para guru ngaji telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan karakter sejak usia dini guna mencetak generasi cerdas dan berakhlak mulia.

“Sumenep memiliki banyak guru ngaji atau guru alif yang tersebar di kampung dan desa. Jumlahnya ribuan dan tak semuanya bisa diakomodir program pemerintah daerah,” kata Said Abdullah, usai menyerahkan insentif kepada para guru ngaji di Masjid Fathimah Binti Said Gauzan di Desa Jabaan, Manding, Rabu, 26 Januari 2021.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini meminta masyarakat tergugah dan peduli atas keberadaan para guru ngaji itu.

Caranya, ia menggagas program pemberdayaan dengan menyerahkan kambing untuk dipelihara dan bantuan operasional bagi guru ngaji.

“Saya memang Ketua Badan Anggaran DPR RI. Namun, bantuan kambing dan operasional bagi guru ngaji ini tidak terkait dengan jabatan tersebut. Ini program pribadi saya sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Said menyebut program pemberdayaan bagi guru ngaji itu bentuk pengabdian sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa, kepada orang tua, dan masyarakat.

Program yang digagasnya tersebut dipastikan tidak bisa mengakomodir seluruh para guru ngaji yang tersebar di Sumenep.

“Sekali lagi, program pemerintah daerah tidak akan bisa mengakomodir semua guru ngaji. Saya ingin menutupi ‘lubang’ yang tak bisa dijangkau tersebut. Tapi, tetap saja tak akan bisa menutupi semuanya,” kata Said, menerangkan.

Said berharap program pemberdayaan bagi 325 guru ngaji yang digagasnya itu bisa dilakukan oleh warga dan elemen masyarakat lainnya yang memiliki kemampuan.

Konsep dasar program yang dilakukannya adalah mengugah kepedulian bersama guna memberdayakan elemen masyarakat yang layak diberdayakan.

“Untuk saat ini, saya memang konsen kepada guru ngaji. Mereka yang berada di pelosok kampung dan desa itu memiliki peran vital dalam membangun karakter anak. Saya memiliki kewajiban untuk membantu mereka,” ujarnya menegaskan.

Guru ngaji penerima program tersebut bersilaturrahim dengan anggota DPR RI MH Said Abdullah di Masjid Fathimah Binti Said Gauzan di Desa Jabaan, Manding. (rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *