Azam Khan Minta Presiden Protes Keras ke PBB dan Israel

  • Whatsapp

SUMENEP – Advokad senior, Azam Khan meminta pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera melakukan pemberian sangsi internasional kepada Israel.

Azam menilai, kebrutalan tentara Israel yang mengusir rakyat Palestina saat melakukan ibadah di Masjidil Aqsa di luar batas kemanusiaan. Bahkan kata Azam, hal itu merupakan kebiadaban yang melanggar hak berat.

Muat Lebih

“Saat mereka shalat ditembagi bahkan kemudian imamnya diborgol. Tentu ini PBB jangan diam,” katanya kepada Santrinews usai gelar asko solidaritas di depan Taman Adi Pura Sumenep, pada Rabu 12 Mei 2021.

Ia mengatakan, Presiden RI harus pasang sikap dan memberikan protes terhadap Israel dan PBB. Pasalnya, Israel dinilai telah melakukan penindasan terhadap rakyat palestina tanpa pandang bulu. Anak-anak juga ikut menjadi korban kebrutalan tentara Israel.

“Mereka adalah muslim yang selalu menjadi korban. Bahkan ada anak-anak muda yang dibunuh. Sekarang sudah 40 orang yang meninggal. Ada anak umur 10 tahun sebanyak 10 orang dibantai oleh mereka,” urainya.

Ia menjelaskan, tindakan anarkis tentara Israel merupakan kekejaman yang berulang. Israel, sambungnya, telah dengan gamblang berulang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Bersdasar hal itu, pemerintah RI harus ikut membela dan mendesak dunia internasional guna memberi sangsi terhadap Israel.

“Ini tidak ada alas negara diam. Dan PBB harus bisa memproses masalah ini dibawa ke pengadilan dan HAM internasional. Tapi saya tidak tahu apakah PBB atau Amerika akan membawa. Mereka harus diseret ke pengadilan Internasional itu yang paling penting,” jelasnya.

Azam merupakan putra daerah Sumenep yang meniti karir di Jakarta. Ia pulang kampung ke Sumenep. Di jakarta ia menjadi lawyer atau pendamping hukum kasus besar. Semisal yang pernah ia jalani adalah mendampingi Habib Rizieq Shihab.

Di akhri ramadlan ini, ia bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KONTRA’SM dan warga Sumenep ikut mengecam kebiadaban Israel.

Ia menegaskan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi warga Sumenep yang meminta pemerintah mendesak PBB guna memberi sangsi terhadap Israel.

“Nanti ketika saya sudah kembali ke Jakarta, akan saya sampaikan bahwa ada warga Sumenep yang memberi protes. Tapi saya tidak tahu didengar atau tidak,” pungkasnya.

Aksi tersebut mendapat pengawalan dari Polres Sumenep. Sekitar 25 personil turun mengamankan aksi KONTRA’SM. (ari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *