Anak Muda Terjaring Operasi Yustisi Disanksi Baca Doa

  • Whatsapp

SUMENEP– Menarik sanksi yang diberikan kepada masyarakat Sumenep yang tidak menggunakan masker dengan diberi edukasi dengan disuruh membaca doa.

Hal ini dalam rangka pencegahan penularan covid-19 di Kabupaten Sumenep. Hingga detik ini penularan covid berdasarkan dari data dari Kominfo diakun IG @kominfosumenep berjumlah 851 positif dan 757 sembuh.

Muat Lebih

Dalam operasi yustisi hari ini ada 44 pelanggaran yang tidak menggunakan masker dengan sanksi sosial serta membaca doa dan surat alfatihah.

Salah satu anak muda yang terjaring dalam operasi yustisi ketepatan tidak mengunakan masker. Untuk memberi efek jera sanksi yang diberikan berupa doa dan membaca surat alfatihah.

Sanksi membaca surat al-fatiha dan surat al-ikhlas disisi lain merupa sanksi namun juga merupakan doa supaya virus covid segara berakhir.

“Saya malu mas,, tetapi saya menyadari hal ini semoga covid-19 segara berakhir,”kata Nila (nama samaran) saat setelah diberi sanksi berupa baca doa.

Kasatpol PP Sumenep Purwo Edy mengatakan operasi Yustisi terus dilakukan bagi yang terjaring ada sanksi push up dan disuruh baca doa dan yasin. “Jadi sanksi baca surat al-ikhlas dan al-fatiha merupakan sosial,”kata Purwo kepada Media santrinews Selasa, 15 Desember 2020.

Menurut Purwo, kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker sudah sangat tinggi tiap hari dari operasi menurun. “Semoga covid segara berakhir,”pungkasnya.(rus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *